Wakaf SMP Islam Ibnu Umar

NASEHAT UNTUK PARA PENUNTUT ILMU YANG SUDAH BERTAHUN-TAHUN MENUNTUT ILMU, NAMUN BELUM MENDAPATKAN ILMU

 


NASEHAT UNTUK PARA PENUNTUT ILMU YANG SUDAH BERTAHUN-TAHUN MENUNTUT ILMU, NAMUN BELUM MENDAPATKAN ILMU

❓Syaikh Prof. Dr. Sulaiman Ar-Ruhaili hafizhahullahu ta'ala ditanya.

"Apakah ada nasehat dari Anda untuk para penuntut ilmu yang sudah bertahun-tahun menuntut ilmu namun belum mendapat apa-apa?"

๐ŸŽ™Kemudian Syaikh hafizhahullahu ta'ala menjawab yang ringkasannya adalah:

✨ "Bagaimana bisa tidak mendapatkan apa-apa?! Seorang penuntut ilmu, apabila Allah mengkaruniakan keikhlasan kepadanya, maka dia berada di jalan ke surga. Tidak disyaratkan harus menjadi seorang syaikh atau orang 'alim. Anda telah mendapatkan kebaikan.

Tidakkah kita mendengar sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:

ู…ู† ุณู„ูƒ ุทุฑูŠู‚ุง ูŠู„ุชู…ุณ ููŠู‡ ุนู„ู…ุง ุณู‡ู„ ุงู„ู„ู‡ ู„ู‡ ุจู‡ ุทุฑูŠู‚ุง ุฅู„ู‰ ุงู„ุฌู†ุฉ

"Barangsiapa menempuh suatu jalan dalam rangka menuntut ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan ke surga."

Selama Anda di jalan menuntut ilmu dan Allah mengkaruniakan kepada Anda kebersihan hati, maka sungguh Anda berada pada kebaikan, dan mendapatkan kebaikan yang banyak serta keutamaan yang besar.

๐Ÿ‘‰ Akan tetapi, maksud dari pertanyaan ini adalah belum mendapatkan ilmu yang bisa menjadikannya menjadi seorang syaikh atau orang 'alim.

Kita katakan,

1. Setiap orang memiliki wadah. Ada yang wadahnya kecil dan ada yang wadahnya besar. Masing-masing mengambil sesuai kemampuannya. Sehingga, janganlah seseorang membebani diri dengan sesuatu yang di luar kemampuannya.

2. Menuntut ilmu membutuhkan kesabaran yang tinggi. Setiap kali ilmu Anda bertambah, setiap itu pula Anda tahu kadar kebodohan Anda.

Oleh karena itu, orang yang paling tawadhu' adalah para ulama'. Karena setiap kali mendapatkan ilmu, setiap itu pula nampak baginya kadar apa-apa yang tidak ia ketahui. Semakin menuntut ilmu, semakin _tawadhu'_.

Sehingga, hendaklah menempuh cara yang benar dan bersabar dalam menuntut ilmu.

Setahun, dua tahun, tiga tahun, empat tahun, bersabar. Yang terpenting di atas cara yang benar.

Perlu Anda ketahui wahai penuntut ilmu, bahwa Anda berada pada kebaikan selama Anda ikhlas karena Allah sampai Anda tidak bosan dari menuntut ilmu. Sungguh, ilmu tidak akan didapatkan oleh orang yang bosan dan orang yang sombong.

- Orang yang bosan yaitu orang yang tidak mau bersabar, tidak akan mendapatkan ilmu selamanya.

- Orang yang sombong yaitu orang yang menyombongkan diri dari menuntut ilmu tidak akan pernah mendapatkan ilmu.

3. Hendaklah Anda menggunakan metode yang tepat dalam menuntut ilmu.

4. Hendaklah teguh dan tidak berpindah-pindah dalam menuntut ilmu.

Di antara yang bisa membantu adalah mencari teman yang memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu yang bisa membantu Anda dalam menuntut ilmu.

5. Muraja'ah bersama. Tidak pernah kami melihat sesuatu yang bisa mengokohkan ilmu melebihi dua hal:

✅ Muraja'ah bersama teman.

✅ Diamalkan.

Apabila Anda telah menempuh langkah-langkah ini, maka kita memohon kepada Allah 'azza wa jalla semoga menjadi ulama' yang bermanfaat dan mengamalkan ilmunya.

wallahu ta'ala a'lam

๐Ÿ”– Link: s.id/aunace

Artikel: www.ibnuumar.or.id

Posting Komentar

0 Komentar